Filed under: Uncategorized
Alhamdulillah..akhirnya udah lewat juga setengah periode semester 6. Tinggal setengah periode lagi niy.. tapi walopun begitu bukan berarti tugas tinggal sedikit. Masih ada Proyek Sistem Kualitas dan Simulasi KANBAN yang menyita banyak waktu dan tenaga, belum lagi Tata Letak Pabrik yang tugasnya sampe bikin gak tidur saking banyaknya.. Eh, DSS malah ikut-ikutan..
Tugas pertama abis UTS adalah nyari definisi tentang Analytical Network Process (ANP) dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Ternyata ANP itu adalah salah satu metode untuk pengambil keputusan yang memungkinkan untuk adanya hubungan yang lebih fleksibel antara kriteria-kriterianya apabila dibandingkan dengan AHP.
Abis kita tau definisi dan aplikasinya, terus kita diminta untuk membuat model dari aplikasi yang kita dapat di tugas sebelumnya. Modelnya dibuat pake software Super Decision.
Setelah kita dapat pengalaman untuk membuat model, selanjutnya kita diminta untuk membuat model sendiri. Model yang saya buat adalah model untuk membuat keputusan apakah Nokia harus membuat HP bertelevisi. Setelah dilakukan pembobotan, ternyata sebaiknya nokia tidak meluncurkan HP bertelevisi karena berbagai alasan kesehatan dan keamanan.
Tugas terakhir yang harus dibuat adalah mencari jurnal yang membahas penggunaan software simulasi untuk menunjang pembuatan keputusan. Jurnal yang saya dapatkan adalah penggunaan Software Arena untuk pengambilan kebijakan peningkatan kualitas pabrik pemotongan kayu di Kanada.
Filed under: Uncategorized
Pembobotan dalam AHP merupakan salah satu tapahan terpenting. Karena dengan pembobotan yang salah akan menghasilkan keputusan yang kurang baik. Tahapan pertama dalam melakukan pembobotan adalah menentukan nilai kepentingan relatif dari setiap determinan. Dalam menentukan nilai kepentingan relatif kita harus menggunakan pendapat para ahli dengan cara perbandingan berpasangan. Setelah itu, harus kita periksa konsistensi dari setiap matriks perbandingan berpasangan untuk mendapatkan perbandingan yang valid. Cara yang paling sederhana adalah dengan menghitung Consistency Index (CI). Apabila kita mampu melaksanakan langkah-langkah di atas, maka pembobotan yang kita lakukan akan memberikan keputusan yang paling baik.
Filed under: Uncategorized
Salah satu teori keputusan yang ada adalah multicriteria decision analysis. Pada dasarnya masalah yang diselesaikan menggunakan multicriteri decision analysis melibatkan enam komponen, yaitu
1. Tujuan atau beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh pembuat keputusan
2. Pengambil keputusan atau sekelompok pengambil keputusan yang terlibat dalam proses pembuatan keputusan yang memiliki kemampuan yang sesuai dengan evaluation criteria
3. Satu set evaluation criteria (tujuan atau atribut fisik)
4. Sejumlah alternatif keputusan
5. Sejumlah variabel independen
6. Sejumlah keluaran atau konsekuensi yang sesuai dengan alternatif keputusan
Multicriteria Decision Analysis dapat digunakan untuk mengidentifikasi sebuah pilihan yang sangat diharapkan, untuk membuat peringkat pilihan, untuk membuat daftar dari jumlah pilihan yang terbatas untuk detail evaluasi yang terurut, dan untuk memisahkan kemungkinan yang dapat diterima dari yang tidak dapat diterima.
Ada tiga kalsifikasi multicriteria decision analysis:
1. Multiobjective decision making (MODM) versus multiattribute decision making (MADM)
2. Individual versus group decision maker problems, dan
3. Decision under certainty versus decisions under uncertainty
Filed under: Uncategorized
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!