Filed under: All about Lessons
saya membuat sebuah contoh kasus dalam memilih maskapai penerbangan yang ada di Indonesia. Dari kasus itu, saya membuat kriteria pemilihan alternatif berupa lima dimensi SERVQUAL. Kelima dimensi itu adalah
1. Tangible (bukti langsung) meliputi fasilitas fisik, perlengkapan, pegawai, dan sarana komunikasi
2. Reliability (keandalan) yakni kemampuan memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera dan memuaskan
3. Responsiveness (daya tanggap) yaitu keinginan para staf untuk membantu pada pelanggan dan memberikan palayanan dengan tanggap
4. Assurance (jaminan) mencakup kemampuan, kesopanan, dan sifat dapat dipercaya yang dimiliki pada staf, bebas dari bahaya, resiko atau keragu-raguan
5. Empathy (empati) meliputi kemudahan dalam melakukan hubungan, komunikasi yang baik, dan memahami kebutuhan para pelanggan
Dari masing-masing dimensi tersebut kemudian dibuat subkriteria yang merupakan terjemahan dari dimensi yang dimaksud.
Alternatif yang diberikan terdiri dari tiga maskapai penerbangan yang dapat dikatakan berasal dari kelas yang berbeda. Hal ini sengaja dilakukan untuk memberikan keseimbangan karena kami memasukkan subkriteria ‘Harga’ yang tentu saja akan mengunggulkan maskapai penerbangan dari kelas yang lebih rendah; tetapi kami juga memasukkan subkriteria pelayanan yang pasti akan mengunggulkan maskapai dari kelas atas.
13 Comments so far
Leave a comment
Saudara Farkhan, nampaknya Anda sangat tertarik mempelajari DSS… Memang ilmu ini sangat bermanfaat dalam berbagai bidang. Akan tetapi, jangan sampai gara2 menggunakan software, sense kita sebagai human being hilang dan mengabaikan passion, dan hakikat sebagai manusia yang memiliki emosi…
Comment by arifamrizal April 2, 2008 @ 12:22 pmeh an waktu itu lo ga masukin adam air sebagai salah satu alternatifnya kn?
Comment by yoshu April 3, 2008 @ 8:54 amuda expired soalnya
hakhakk ^^
bales! hehe
Wah seru juga tuh kasusnya. Trus gimana hasilnya? Maskapai penerbangan mana yang terbaik, Adam Air-kah ……
Comment by rondi05 April 4, 2008 @ 9:28 amsepertinya kasus saudara Farkhan ini cukup menarik karena menggunakan SERVQUAL dimana menggunakan salah satu alat sistem kualitas untuk menilai sebuah maskapai. Dimana sekarang ini indonesia dianggap tidak memiliki kselamatan yang baik dimata eropa
Comment by Chandra eka April 4, 2008 @ 1:39 pmmembuat contoh kasus AHP dan menyelesaikannya dengan EC, cukup menyenangkan bukan??hehe..
Comment by Zha April 4, 2008 @ 1:45 pmtrus yang dipilih yg mana an??
Comment by cicashevanisa April 5, 2008 @ 5:25 ammendingan sebutin nama2maskapainya an??
keren kok kasusnya,,
lagi anget2nya..
wah bner tuh kata cica…
lebih bagus kalo disebutin trus dikasitaw hasilnya..
mudah2an bukan ntu yang kepilih..
bner gak shu???
Comment by artado April 5, 2008 @ 6:17 ambused….
contoh maskapainya emang apa aja an??
emang loe pernah naik semua maskapainya ya?
tajir amat loe…
Comment by kily April 5, 2008 @ 7:23 amAHP memang TOP hehe kehabisan kata niy…
Comment by fi2desiani April 5, 2008 @ 7:25 amWah.. bagus-basus kasusnya, yapi alternatif maskapainya apaan aj an? terus kriteria pemilihannya itu lho SERVQUAL…. apaan tuh,, sadis
Comment by ariefrc April 5, 2008 @ 10:44 amiyah an…
Comment by themoviebugs April 5, 2008 @ 10:52 amadam air ga menang kan ya???
kalo menang psti ada yang salah tuh..
SERVQUAL singkatannya kaga???
eh isi napa komen di blog guee??? masa kita brantem terus bung??? baekan napa??
blog gue: kresentiaisabella.multiply.com
kalo harus register, bikin aja account kosong di multiply ya.. plis aan.. sori nih ngerepotin.. thanks
Comment by keshia April 5, 2008 @ 12:23 pmwaduh milih maskapai penerbangan yah….
yang murah lah….
indonesia kan seneng ama yang murah-murah…
Comment by yudavedito April 5, 2008 @ 7:10 pmnaek kereta aja ga bayar n duduk di atas gerbong ga masalah